66x Kali Dilihat   Senin, 04 Maret 2019

By: Admin

Bupati Syarif Mbuinga, Terima Kunker Kajati Gorontalo Di Pohuwato

DISKOMINFO-ST  -  Kunjungan Kejaksaan Tinggi Gorontalo Dr. Firdaus Dewilmar, SH., M.Hum beserta rombongan, yakni dalam rangka Kunker Kepala Kajati Gorontalo, di Bumi Panua Pohuwato tepatnya di Desa Torosiaje Kecamatan Popayato, diterima oleh Bupati Pohuwato, didampingi Sekda, Kejaksaan Negeri Marisa, Kapolres Pohuwato, serta dihadiri Pimpinan OPD, Ahad (03/03/2019).


Bupati Pohuwato dalam sambutannya, menyampaikan bahwa desa torosiaje, masih ada hal yang belum tuntas diselesaikan antara lain air bersih serta limbah kotoran manusia, maupun penanganan sampah yang ada di torosiaje, agar tidak dibuang di laut.


Dalam waktu dekat ini pohuwato akan kedatangan mahasiswa dari  ITB, untuk melakukan  pengkajian  tentang  limbah yang dihasilkan  oleh  masyarakat torosiaje agar  tidak dibuang  ke laut, tetapi  sudah  ada  tempat  khusus kedarat. Dan di  tahun 2019 ini, telah di sediakan dana 19 Milyar, untuk penanganan air bersih dan limbah”, ungkap Bupati.


Dilanjutkan arahan Kepala Kajati, yang memberikan apresiasi atas keberadaan kampung torosiaje yang begitu indah, dan merupakan satu wisata yang memberikan daya tarik tersendiri. "Untuk itu perlu dijaga kelestariannya, terutama tanaman mangrove yang ada di sekeliling lokasi ini supaya menjadi penyangga bagi habitat yang ada, terutama biota laut yang nantinya akan berguna bagi pendapatan masyarakat khusunya yang ada di torosiaje. Dan juga diharapkan masyarakat dapat mengawasi bersama anggaran desa dan lainnya yang dipertukangan untuk kegiatan di torosiaje", tutur Kajati.


Pemilu sudah sangat dekat, seluruh masyarakat Kecamatan Popayato khususnya di Desa Torosiaje, agar dapat turut mensukseskan  Pemilu serentak Tahun 2019. ”Saya meminta kepada masyarakat di Desa ini (Torosiaje) agar  melek hukum dan mengetahui serta mengenali hukum dan menjauhi hukuman tentunya”, tegas Kajati diakhir arahannya.


Pertemuan diakhiri dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada masyarakat di 2 (dua) desa, yakni Desa Bumi Bahari dan Desa Torosiaje. (TIP)